Ah.. ini dia yang lagi enak dipikirin. Siapa Ya..? Siapa Sih..? Siapa Dong..?
Siapa yang sebaiknya di contreng 8 Juli nanti? Semua orang udah punya pilihan masing-masing, bahkan Sujiwo Tejo pun yang konon selalu GolPut sekarang bakal ikut nyontreng, hehehe. Artinya dia sudah punya pilihan kan. Bagaimana dengan Anda?
Siapa Ya?
Juli 4, 2009Apa Bisamu?
Mei 26, 2009Vita nostra brevis est,
Brevi finietur;
Venit mors velociter,
Rapit nos atrociter;
Nemini parcetur,
Nemini parcetur.
Sore ini Hujan..
Mei 12, 2009Hari ini hujan? memang kenapa kalo sore ini, pagi tadi, atau nanti malam hujan? Sepertinya itu hal yang wajar selama hujannya dalam bentuk air atau dalam bentuk es. Kalo hujan dalam bentuk duit recehan? sangat tidak wajar. Inilah hal yang wajar mengenai hujan:
Koalisi Setengah Hati
Mei 5, 2009Ah.. di tipi makin ramai saja. Seperti tulisan saya sebelumnya dalam Blog yang jarang di update ini, saya berpikir bahwa penentu maju mundurnya negara ini berada di tangan ‘mereka-mereka’ (yang merintah) bukan di tangan ‘meriki-meriki’ (yang diperintah). Nah bagaimanapun ‘mereka-mereka’ itu harus ada yang ngatur juga supaya bisa memberikan yang terbaik buat ‘meriki-meriki’. Ibarat pohon Teh, maka pucuknya yang penting.
Gak aneh juga kan kalo melihat situasi politik di negara kita yang serba gak menentu, penuh tanda tanya, dan kita gak pernah tau mau dibawa kemana sih kita ini oleh ‘mereka-mereka’. Apalagi sebentar lagi mau ada Pilpres, tambah riweuh saja orang-orang diatas sana. Mengenai masalah Pilpress yang akan datang, banyak sekali kabar-kabar dari panggung politik yang serba mengagetkan. Misalnya si A di pasangkan dengan si B, Si C berpasangan dengan D dan seterus. Pilpres nya aja belum dimulai sudah banyak spekulasi-spekulasi dini yang menyatakan bahawa jika si Anu yang menang maka indonesia bakal begini-begono dst dst. Jika si Inu yang menang, aset negara bakal hilang lagi.
Bagus tidaknya pasangan pimpinan tergantung dari visi mereka, kalo mereka punya tujuan yang mulia (tidak mengejar profit semata) mungkin bakal banyak yang milih, kalo mereka punya niat yang suci untuk memajukan negara ini, pasti di ridhoi. Tapi kita tidak pernah tahu niat dihati mereka. Maka repotlah ‘meriki-meriki’ untuk memilih pasangan yang tepat dan sesuai selera. Jangan-jangan salah pilih.
Tiap-tiap partai saling berkoalisi, berhitung hasil perolehan suara pemilu kemaren. Yang dapet suaranya dikit, mulai membentuk barisan dan mengkalkulasi bakal perolehan suara jika Pilpress selanjutnya. Kebnayakan justru membawa kepentingan partai masing-masing. Asalkan ada wakilnya yang duduk sebagai ‘mereka’, maka cicis partai aman-aman saja. Partai ‘Ini’ berkoalisi dengan partai ‘Itu’ mengusung si Anu untuk menjadi Pres atau Cawapres. ‘mereka’ sibuk, ‘meriki’ semakin bingung memilih. Susah mencari pimpinan yang memang mau bekerja menggunakan seluruh hati untuk negeri ini.
Nyontreng Siapah Ya??
April 1, 2009Terus terang, menunggu 9/4 (nine of fourth - sembilan april) tidak semenarik menunggu tanggal akad nikah. Saat Menunggu tanggal akad nikah biasanya banyak sekali yang dipikirkan (selain yang por-on por-on tentunya) misalnya menghapal kalimat ijab yang mendebarkan itu… Tapi kenapa ya tidak ada perasaan yang sama saat menanti pemilu nanti, kayaknya biasa-biasa aja.. malah banyak pertanyaan yang belum terjawab.. misalnya Kenapa sekarang harus mencontreng bukan mencoblos? padahal dengan mencoblos kita bisa mengepresikan ‘kekesalan’ kita terhadap calon wakil rakyat tersebut.. menurut saya, justru dengan mencontreng maka pemilu jadi nggak asik lagi.. karena saya sudah bosan mencontreng lembar jawaban tugas dan ujian mahasiswa saya.. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara mencontrengnya? disini tidak jelas aturannya, sosialisasinya terpusat di satu tempat saja (di lapang samping pegadaian untuk kota kita tercinta). Ada yang bilang katanya yang dicontreng nomor calegnya, mencontrengnya juga jangan sampe keluar garis, tapi contoh-contoh di poster-poster caleg pinggir jalan terlihat berbeda dan tidak sesuai dengan aturan. Mana yang betul kalo begitu, tidak jelasnya batasan mengenai cara mecontreng yang benar bisa membuat bingung. Pertanyaan terakhir adalah..
Pingin Nulis, Ah!
Maret 11, 2009Ah! diantara kesibukan yang menyibukkan, keinginan untuk menulis itu masih tetap ada. Setiap hari ngurusin berkas-berkas-dan-berkas, bobolokot spidol, rapat-rapat, laboratorium yang perlu segera di peluk. Ahhh.. ternyata masih banyak lagi yang belum di kerjain. 10 jam kerja perhari gak cukup untuk menyelesaikan semua itu. Terbentur dana, biaya dan lagi-lagi ”waktu” yang disalahkan. Tapi keinginan menulis itu masih ada. Masih ada sedikit waktu untuk menulisi blog ini, terlepas dari menulisi tugas mahasiswa dengan nilai, terlepas dari menulis Proposal Penelitian yang sudah dead line.. dan menulisi semua hal.. termasuk menulisi takdir untuk masa depan… Yuk nulis yuk.. nggak perlu yang panjang-panjang.. sedikit-sedikit aja dulu. Dari kata menjadi kalimat, dari kalimat menjadi paragraf, dari paragraf menjadi bab, dari bab menjadi buku, dari buku menjadi tau, dari tau menjadi ilmu, dari ilmu menjadi.. keinginan untuk tetap menulis.. intinya yang penting nulis..
Betulkah Menyembuhkan?
Maret 3, 2009Hampir tiap sore di tempat saya hujan turun disertai petir. Sinar yang seperti lampu Blitz dilanjutkan dengan gelegaran bergemuruh. Fenomena alam yang sangat alami tapi cukup membuat si kecil Naya ’nyungseb‘ di ketiak ibunya. Lalu si ibu bilang “Nay, kalo mau terkenal banyak duit maen jung di luar, sugan we dapet batu kayak punya Ponari” Anak kecil 3 tahun mana ngerti di upahan seperti itu.
Begitu gencar pemberitaan mengenai keajaiban bocah Ponari yang batu miliknya jika dicelupkan ke dalam air, airnya bisa dipake untuk menyembuhkan. Betulkah?? Cuma Alloh yang tau.. Semua memang atas ijin Alloh juga. Musyrik tidak? Nah itu dia permasalahanya.. kembali ke diri masing-masing. Kita punya ulama, kita punya MUI. Tapi sebenarnya sakit itu karena pikiran, maka obatnya ya sugesti aja. Misalnya kalo sakit perut mules-mules, katanya kantongi aja batu kecil di saku belakang celana kita pasti rasa mules berkurang.. Sugesti kan.. mana mungkin batu kecil di dalam saku bisa mengobati sakit di dalam perut. Seberapa percaya kita terhadap sugesti tersebut.. itulah obatnya.. Untuk kasus diatas, mungkin batu kecil memang bisa mengobati sakit perut dengan syarat batunya ditelan..
Ditulis oleh kawahyu
Ditulis oleh kawahyu
Ditulis oleh kawahyu