Mati 1 Tumbuh 1000

Ditipi semalam wawancara Sammi Abu Hujair penasihat khusus PM Palestina cukup menarik untuk ditonton. Dia bilang bahwa Hamas tidak butuh relawan Jihad tapi yang mereka butuhkan adalah relawan Kemanusiaan. Menurutnya dibandingkan dengan Negara Arab lain tetangganya, justru Indonesia yang jauh yang mendukung Palestina baik Rakyatnya juga Pemerintahnya. Bahkan keberpihakan media masa Indonesia sempat dikecam oleh Menlu Israel.

Boleh percaya boleh tidak, dari 1300 penduduk Gaza yang syahid selama 22 hari agresi Israel, telah lahir 3000 bayi di Gaza. Ini fenomena aneh tapi memang terjadi. Bukan karena ingin mencetak anak sebanyak mungkin. Selain karena wanita Gaza yang subur, juga kebanyakan lahir kembar. Ini adalah kekuasaan Alloh untuk menggantikan mereka yang purna, mereka yang syahid. Benar kalo ada yang bilang bahwa perlawanan di Gaza tidak akan berhenti. Mati satu tumbuh seribu, meskipun pada kenyataannya  di Gaza baru mati satu tumbuh 2. Semoga mereka diberi ketabahan.

7 Tanggapan ke “Mati 1 Tumbuh 1000”

  1. hehehe Berkata:

    pa nilai gmn??? ;;)

  2. Kawahyu Berkata:

    @hehehe
    sorry belum diperiksa, sibuk..

  3. hehehe lagi Berkata:

    pa nilai gimana /? posting donk… yang kurang kasi tugas :D

    • kawahyu Berkata:

      @hehehe
      Nilai sudah, untuk RPLT lumayanlah nilainya dari A sampe E. Yang jelek-jelek mah yang Absensinya kurang dari 70%, yang gak ikutan Quis, yang gak ikutan UTS dan yang gak ikutan UAS..

  4. hakem2edu Berkata:

    pak,,, nilai saya . . .

  5. hakem2edu Berkata:

    oia pak,, kalo di blog wordpress yang gratisan nggak bisa disisipin google AdSense,, kalo yang udah punya domain sndri gmn? bisa nggak?

  6. kawahyu Berkata:

    @hakem2edu
    WordPress gratisan memiliki Custom yang sama. kalo gak salah pake WP-Miu. Artinya semua yang pake WP ini memiliki fasilitas yang sama dan apa adanya. Kalo punya domain sendiri, instal aja WP.org lalu di custom sendiri Themes dan DataBase-nya. Sudah pasti bisa kita sisipkan kode apapun. Download aja di wordpress.org.

Tinggalkan Balasan