Ah! diantara kesibukan yang menyibukkan, keinginan untuk menulis itu masih tetap ada. Setiap hari ngurusin berkas-berkas-dan-berkas, bobolokot spidol, rapat-rapat, laboratorium yang perlu segera di peluk. Ahhh.. ternyata masih banyak lagi yang belum di kerjain. 10 jam kerja perhari gak cukup untuk menyelesaikan semua itu. Terbentur dana, biaya dan lagi-lagi ”waktu” yang disalahkan. Tapi keinginan menulis itu masih ada. Masih ada sedikit waktu untuk menulisi blog ini, terlepas dari menulisi tugas mahasiswa dengan nilai, terlepas dari menulis Proposal Penelitian yang sudah dead line.. dan menulisi semua hal.. termasuk menulisi takdir untuk masa depan… Yuk nulis yuk.. nggak perlu yang panjang-panjang.. sedikit-sedikit aja dulu. Dari kata menjadi kalimat, dari kalimat menjadi paragraf, dari paragraf menjadi bab, dari bab menjadi buku, dari buku menjadi tau, dari tau menjadi ilmu, dari ilmu menjadi.. keinginan untuk tetap menulis.. intinya yang penting nulis..
Betulkah Menyembuhkan?
Maret 3, 2009Hampir tiap sore di tempat saya hujan turun disertai petir. Sinar yang seperti lampu Blitz dilanjutkan dengan gelegaran bergemuruh. Fenomena alam yang sangat alami tapi cukup membuat si kecil Naya ’nyungseb‘ di ketiak ibunya. Lalu si ibu bilang “Nay, kalo mau terkenal banyak duit maen jung di luar, sugan we dapet batu kayak punya Ponari” Anak kecil 3 tahun mana ngerti di upahan seperti itu.
Begitu gencar pemberitaan mengenai keajaiban bocah Ponari yang batu miliknya jika dicelupkan ke dalam air, airnya bisa dipake untuk menyembuhkan. Betulkah?? Cuma Alloh yang tau.. Semua memang atas ijin Alloh juga. Musyrik tidak? Nah itu dia permasalahanya.. kembali ke diri masing-masing. Kita punya ulama, kita punya MUI. Tapi sebenarnya sakit itu karena pikiran, maka obatnya ya sugesti aja. Misalnya kalo sakit perut mules-mules, katanya kantongi aja batu kecil di saku belakang celana kita pasti rasa mules berkurang.. Sugesti kan.. mana mungkin batu kecil di dalam saku bisa mengobati sakit di dalam perut. Seberapa percaya kita terhadap sugesti tersebut.. itulah obatnya.. Untuk kasus diatas, mungkin batu kecil memang bisa mengobati sakit perut dengan syarat batunya ditelan..
Ditulis oleh kawahyu
Ditulis oleh kawahyu