Waktu Yang Tepat Untuk Sakit

Gue sudah sembuh! Itu menurut kondisi fisik terakhir. Alloh maha pemurah, disediakannya malam untuk kita supaya bisa beristirahat, disertakannya siang setelah malam untuk dimanfaatkan mencari uang. Sebenarnya sakit adalah teguran, cobaan, nasihat dari Alloh untuk kita agar lebih menyikapi hidup. Sakit! gak ada orang yang mau mengalaminya, malahan ada pepatah bilang sedia payung sebelum hujan, itu kan sama artinya  dengan jangan main ujan-ujanan kalo gak punya payung🙂

Anyway, sebenarnya Sakit bisa di alami setiap orang, kapanpun dimanapun, pake proposal maupun gak pake proposal kalo udah ditakdirkan sakit ya sakit. Tapi sebaiknya kita memilih waktu yang tepat untuk sakit. Loh koq gitu! Sakit disebabkan oleh 3 faktor (sok-tau mode: on): rumusnya kira-kira begini Alloh(Sakit(DiriSendiri, OrangLain)). Dibaca: Sakit bisa disebabkan oleh perilaku diri sendiri atau perilaku orang lain. Alloh menentukan apakah kita harus sakit atau tidak akibat dari perilaku tersebut. Kita bahas satu persatu: Sakit disebabkan oleh diri sendiri contohnya begadang tiap malam ngerjain program atau makalah atau modul atau diktat (kerjaan gue banget), main ujan-ujanan de el el. intinya adalah perilaku kita yang tidak bisa hidup sehat. Ada siang buat kerja malah malam kerja nya. Sakit yang disebabkan orang lain contohnya ketabrak becak (gak elit ya) tapi gak sampe mati, Hati terluka tapi gak sampe berdarah-darah karena diputusin pacar. intinya perilaku yang bukan disebabkan diri sendiri. Tapi ada juga sakit yang diakibatkan diri sendiri dan orang lain (Sebab-Akibat mode: on) Teori sebab akibat: Seseorang misal A selingkuh dengan C, lalu diputusin pacarnya B. A merasa sakit hati karena B belum bayar hutang ke A (Harta-GonoGini mode: off) atau justru B yang sakit hati karena B dah abis-abisan beliin A hape. Atau malahan bisa juga C yang sakit hati karena ternyata di cuma orang kedua, dan lain sebagainya lah!

Nah! disinilah Alloh menentukan takdir kita: Sakit atau tidak sakit akibat kejadian tersebut. Kalo Alloh bilang Kun gak sakit Fayakun maka Begadang, Main Ujan-ujanan, Diputusin, Mutusin, Diduain gak bakal menyebabkan sakit. Tapi bagaimana kalo kita di vonis sakit! Maka kita harus cari waktu yang tepat buat sakit: maksudnya adalah kalo sakit jangan deket-deket hari libur dong, dokter pada gak ada di tempat, apalagi kalo libur pas hari kejepit nasional. Loh apa hubungannya dengan Saya!

Karena Perilaku yang ga sehat, seperti begadang tiap malam sambil ngemil gorengan pake cabe yang wah sehah banget, akhirnya di Fayakun sakit. pas hari kejepit nasional, dimana dokter-dokter pada pulang kampung. Sengsara! Kesimpulan buat anda: Sedia Payung Sebelum Hujan, Berobat Kedokter Sebelum Sakit! (Narsis mode: on)

2 Responses to Waktu Yang Tepat Untuk Sakit

  1. Dukun Sakti says:

    Yang betul: Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati. Mencegah dengan cara membawa jimat tolak sakit dan selalu mengobati dengan tolak angin whuahahaha..

  2. aadkusuma says:

    Betul bang aku juga pernah sakit n dirawat di rumah sakit. gara – garanya kecapekan. sebenarnya rasa capek itu sudah seminggu kurasakan tapi aku tetap aja semangat kerja n melakukan aktifitas lain di luar. jadilah aku dirawat di RS selam 2 hari. ternyata sakit itu mahal n kita musti bersyukur dikasih sehat ama tuhan. salam kenal dari aadkusuma.wordpress

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: