Pengalaman Horor!

Pernah nggak sih dapet pengalaman Horor? Tiap orang pasti punya pengalaman, baik yang horor ataupun yang nggak horor. Pengalaman horor yang dimaksud bukan pengalaman Uka-Uka ngeliat Pocong lagi balap karung ataupun ngeliat Tuyul lagi main boneka Barbie. Tapi pengalaman yang membuat kita merasa trauma tujuh turunan. Di-GeRePe-Bencong!

Siang itu, beberapa tahun yang lalu, di waktu yang tak terlupakan, kejadian yang mempengaruhi tidur malam, Night Mare.. Abis! Didalam sebuah angkot ‘setrip oranye’ ketika aku duduk dipojokkan angkot yang kosong, naiklah seorang Lelaki Berlipstik, Berkutang dan Berleggi.. Syeraammm!! makhluk tersebut duduk diseberang tempat aku duduk.  Sesekali membetulkan letak bibirnya melalui cermin kecil. Monyong kekanan kekiri. Aku memperhatikan -satu jam aja ngeliatin tuh orang, dijamin bakal kehilangan orientasi seksual- dengan Takjub, baru kali ini aku melihat Hippopotamus pake Lipstik, Berkutang pula..

Lama-lama dia jengah juga diliatin anak ABG yang baru pulang sekolah (Kawahyu masih SMP saat itu-bercelana pendek biru dan seragam putih suci), dia menghentikan aktifitasnya membetulkan Maskara lalu gantian ngeliatin aku dengan penuh Nafsu.. Aku mengalihkan perhatian ke luar jendela, takut diperkosa. Ketika angkot dah nyampe depan Hotel Indah.. Jreeng-jreeng!! inilah saat-saat pengalaman Horor itu terjadi. Tiba-tiba! Sebuah tangan dengan jari-jari berukuran Jempol semua menggerayangi paha perawanku yang berbulu dan tak tertutup celana… Tidaaaaakkkk! dengan liar aku meronta-ronta, dia malah ketawa.. dan Aduh! anjrit bulu gue ditarik, Sakiittt! aku teriak “KIRRIIII!”

 Saat mobil berhenti di perempatan Jati, aku lempar ongkos yang cuma 200 perak itu, loncat turun dan ngibrit menjauhi angkot. Setelah jauh dari maut, bebas dari marabahaya.. aku baru sadar kalo aku masih jauh dari rumah dan nggak punya duit lagi buat ongkos.. hasilnya aku jalan kaki dari perempatan jati ke masjid indihiang..

Seminggu kemudian, waktu aku kewarung depan rumah diwarung ada seorang Cowok pegawai salon yang rada Bencong, aku sedikit ketar-ketir, takut pengalaman buruk traumatik terulang lagi.. Saat transaksi selesai.. aku cukup girang tidak terjadi apa-apa. Tak lama.. Beuuu!!! Pantat aku diremas tu orang! Walahhhh..! Apa dosaku Tuhan, selalu dilecehkan oleh Bencong..

Yah itulah sekelumit pengalaman horor yang pernah aku alami.. terlepas dari itu semua, sebenarnya mereka bersikap seperti itu cuma sekedar lucu-lucuan. dan aku lebih tahu lagi setelah berteman dengan salah satu dari jenis mereka waktu kuliah dulu. Miris hati waktu kita ngobrol-ngobrol (rame-rame, kalo ngobrol berdua aja aku nggak berani) santai terus dia bilang “…Sepertinya aku dilahirkan di tubuh yang salah..” Duh! aku salut, ternyata mereka tidak mau seperti itu, semuanya mengalir begitu saja, keadaan membuat mereka jadi begitu. Sebenarnya selama ini mereka yang dilecehkan, bukan kita. Mereka cari kerja dimalam hari, eeehh malah dikejar-kejar SatpolPP. Mereka jalan-jalan di siang hari, eeehhh malah kita godain. Wawasanku bertambah, ada banyak makna yang bisa kita dapatkan untuk dipelajari atas apa yang telah terjadi pada diri kita. Salut dan Respect deh buat mereka. Apapun penampilan yang kalian pilih, tetaplah untuk jadi Be A Man.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: