SMS Dari Bu Devi

Bagi yang belum tau siapa itu Bu Devi, silahkan bertanya kepada yang tau. Bagi yang sudah tau, jangan beritahu jika ada yang ingin tau. Cerita hari ni bermula ketika tadi setelah Sahur ada SMS dan ternyata dari Bu Devi. SMS tersebut ditujukan untuk semua teman-teman Bu Devi, yang selanjutnya ingin saya reply lagi untuk teman-teman saya, berhubung reply via esemes cuma untuk yang nomernya ada di memori handphone, lebih enak di posting ajah di sini supaya semua orang bisa baca, termasuk anda dan kalian. Isinya SMS-nya begini:

Renungkanlah wahai sahabatku.. Betapa lucunya kita jalani hidup: Jika SMS masuk, kita cepat-cepat baca dan balas, tapi kenapa waktu masuk sholat kita tidak cepat laksanakan? Isi ulang pulsa 100 ribu kita sanggup, tapi kenapa shodaqoh 10 ribu terasa berat? Waktu mandi macam-macam lagu dinyanyikan, tapi kenapa waktu makan Bismillah pun kita lupa? Bila pulsa habis susah payah kita tebus, tapi kenapa kita tidak tebus dosa-dosa yang telah kita lakukan?

Mungkin anda akan merasa SMS ini biasa saja, dan mungkin anda juga sudah pernah baca entah dimana, tapi makna yang terkandung sangat dalam sekali. Harusnya kita malu membaca esemes tersebut, kenapa? karena “menyentil” kehidupan yang selama ini kita jalani.
Akhir kata semoga mahasiswa/wi yang ibu didik dulu membacanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: