Betulkah Menyembuhkan?

Hampir tiap sore di tempat saya hujan turun disertai petir. Sinar yang seperti lampu Blitz dilanjutkan dengan gelegaran bergemuruh. Fenomena alam yang sangat alami tapi cukup membuat si kecil Naya ‘nyungseb‘ di ketiak ibunya. Lalu si ibu bilang “Nay, kalo mau terkenal banyak duit maen jung di luar, sugan we dapet batu kayak punya Ponari” Anak kecil 3 tahun mana ngerti di upahan seperti itu.

Begitu gencar pemberitaan mengenai keajaiban bocah Ponari yang batu miliknya jika dicelupkan ke dalam air, airnya bisa dipake untuk menyembuhkan. Betulkah?? Cuma Alloh yang tau.. Semua memang atas ijin Alloh juga. Musyrik tidak? Nah itu dia permasalahanya.. kembali ke diri masing-masing. Kita punya ulama, kita punya MUI. Tapi sebenarnya sakit itu karena pikiran, maka obatnya ya sugesti aja. Misalnya kalo sakit perut mules-mules, katanya kantongi aja batu kecil di saku belakang celana kita pasti rasa mules berkurang.. Sugesti kan.. mana mungkin batu kecil di dalam saku bisa mengobati sakit di dalam perut. Seberapa percaya kita terhadap sugesti tersebut.. itulah obatnya.. Untuk kasus diatas, mungkin batu kecil memang bisa mengobati sakit perut dengan syarat batunya ditelan..

Terlepas dari itu semua pengobatan dengan batu seperti Ponari tersebut melalui media air memang telah dilakukan sejak lama. Dan ternyata memang betul air bisa menyembuhkan. Tapi air yang seperti apa dulu?

Dr Masaru Emoto dari Jepang telah memulai penelitian terhadap kristal air ini dan mempublikasikan hasil penelitiannya yang sangat menarik pada dunia. Sampel air yang digunakannya antara lain air ledeng, air sungai dan air pegunungan kemudian membekukannya dan mulai memfoto kristal air yang terbentuk. Kristal air secara alami terbentuk pada saat turunnya hujan salju, umumnya berbentuk segi lima atau enam dengan variasi bentuk pada masing-masing ujungnya. Yang mengherankan, formasi kristal air dapat berupa bentuk yang sangat rumit dan simetris. Memfoto kristal air bukanlah hal yang mudah, karena begitu keluar dari pendingin, kristal akan segera meleleh. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kristal air dari tempat terlindung seperti danau, sungai dan mata air dapat membentuk kristal air yang sempurna, sementara air ledeng menghasilkan kristal yang pecah atau tidak sempurna. Yang lebih mengherankan lagi, bila air tersebut sebelum dikristalkan dipapar dengan kata-kata seperti “danke” (Jerman), “thank you” (Inggris), “terimakasih” (Indonesia) maka akan membentuk kristal yang berbeda namun memiliki keindahan yang serupa.

Sementara bila dipapar kata “I hate you” maka kristal air tidak akan terbentuk atau rusak. Hal ini sangat menarik karena air merespon secara langsung suara kita demikian pula bila dipapar musik klasik akan lebih indah hasilnya dari musik heavy metal. Untuk lebih jelasnya bisa membaca buku The Message from Water by Masaru Emoto.

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa air memang bisa dijadikan media penyembuhan jika kita ucapkan hal-hal positif terhadap air itu. lalu diminum. Kita tau bahwa tubuh kita terdiri dari hampir 90% air, mungkin bisa membantu penyembuhan. Bagaimana dengan air Ponari? Ponari Sweet sekarang lebih banyak dicari dibandingkan Pocari. Kita serahkan saja terhadap penelitian yang kini masih dilakukan. Kita tunggu beritanya..

2 Responses to Betulkah Menyembuhkan?

  1. meresia says:

    ponari….

    apa ada hubungannya ama mpok nori ya??

  2. kawahyu says:

    Ponari dengan Mpok Nori ada hubungannya, mereka manusia, terkenal, dan pernah muncul di Tipi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: